BERITA / GENERAL AUTO
Belum Dirakit Sudah Ada Lawan
Senin, 19 Maret 2012 | GENERAL AUTO
Jakarta - Rencana PT Honda Prospect Motor (HPM) merakit Honda Brio di Indonesia, mendapat ancaman serius dari Suzuki. Sebagai jawaban atas kehadiran Brio, Suzuki Swift versi 1.200 cc akan menjadi lawan sepadan.
Ya, bila Swift selama ini setia dengan mesin 1.500 cc, maka dengan menurunkan kapasitasnya lebih kecil dianggap tepat. Mesin berkode K12B itu mampu menghasilkan daya 93 hp/6.000 rpm dan torsi 118 Nm/4.800 rpm yang telah menerapkan sistem transmisi continuously variable transmission (CVT).
Swift versi pahe ini rencananya dirakit di Rayong Industrial Estate, Thailand. Dimana akan diproduksi sebanyak 10.000 unit pertahun.
Sementara Honda Brio mengusung mesin i-VTEC 4 silinder berkapasitas 1.200 cc. Dayanya berkisar 90 hp/6.000 rpm dan torsi 110 nm/4.800 rpm.
Dari gambaran di atas tampaknya Swift bakal lebih bertenaga dibandingkan Brio. Hanya saja karena Brio hadir dengan wajah baru, sementara Swift tak jauh beda dengan yang versi 1.500 cc, bisa jadi konsumen akan lebih memilih Honda. Yang pasti untuk pemilihan oli mesinnya, bisa mengandalkan Pertamina Fastron yang telah diekspor ke 20 negara dunia. (*)
Senin, 19 Maret 2012 | GENERAL AUTO
Jakarta - Rencana PT Honda Prospect Motor (HPM) merakit Honda Brio di Indonesia, mendapat ancaman serius dari Suzuki. Sebagai jawaban atas kehadiran Brio, Suzuki Swift versi 1.200 cc akan menjadi lawan sepadan.
Ya, bila Swift selama ini setia dengan mesin 1.500 cc, maka dengan menurunkan kapasitasnya lebih kecil dianggap tepat. Mesin berkode K12B itu mampu menghasilkan daya 93 hp/6.000 rpm dan torsi 118 Nm/4.800 rpm yang telah menerapkan sistem transmisi continuously variable transmission (CVT).
Swift versi pahe ini rencananya dirakit di Rayong Industrial Estate, Thailand. Dimana akan diproduksi sebanyak 10.000 unit pertahun.
Sementara Honda Brio mengusung mesin i-VTEC 4 silinder berkapasitas 1.200 cc. Dayanya berkisar 90 hp/6.000 rpm dan torsi 110 nm/4.800 rpm.
Dari gambaran di atas tampaknya Swift bakal lebih bertenaga dibandingkan Brio. Hanya saja karena Brio hadir dengan wajah baru, sementara Swift tak jauh beda dengan yang versi 1.500 cc, bisa jadi konsumen akan lebih memilih Honda. Yang pasti untuk pemilihan oli mesinnya, bisa mengandalkan Pertamina Fastron yang telah diekspor ke 20 negara dunia. (*)
ARTIKEL TERKAIT
» Sinyal Bersahabat Bajaj Pulsar 2 ...
» Injeksi Sukses Gaet Konsumen
» Duh Bebek Matic Makin Terkapar
» Anti Granat Berbalut Emas
» Sinyal Bersahabat Bajaj Pulsar 2 ...
» Injeksi Sukses Gaet Konsumen
» Duh Bebek Matic Makin Terkapar
» Anti Granat Berbalut Emas
RATING
BERITA LAINNYA
TOURING: Tim ROFA Eksplorasi Pulau Samosir |  Menjaga Performa Mesin Bagian Keselamatan ...
OTHERS: Nilai Lebih Pewangi Di Pertamina Enduro |  Akhir Pekan Seru Pebalap Pertamina
RALLY: Putu Indra Tampil Terbaik Di Sepang |  Dominasi Rifat Di Seri 3 Kejurnas Speed Of ...
FEATURES: Cermat Pilih Pelumas Asli Pertamina |  Cukup SMS Bisa Ke Eropa
TWO WHEELS: Harlan Hadapi Indoprix Seri 4 |  Rekor Pertamina Dragbike Belum Terpecahkan
EVENTS: Meet & Greet Rio Haryanto Di Jambi |  Tahap I Pertamax & Fastron Go To Europe
FORMULA: Giovanni Tertahan Di Peringkat Tengah |  Race II Bukan Milik Andra
TOURING: Tim ROFA Eksplorasi Pulau Samosir |  Menjaga Performa Mesin Bagian Keselamatan ...
OTHERS: Nilai Lebih Pewangi Di Pertamina Enduro |  Akhir Pekan Seru Pebalap Pertamina
RALLY: Putu Indra Tampil Terbaik Di Sepang |  Dominasi Rifat Di Seri 3 Kejurnas Speed Of ...
FEATURES: Cermat Pilih Pelumas Asli Pertamina |  Cukup SMS Bisa Ke Eropa
TWO WHEELS: Harlan Hadapi Indoprix Seri 4 |  Rekor Pertamina Dragbike Belum Terpecahkan
EVENTS: Meet & Greet Rio Haryanto Di Jambi |  Tahap I Pertamax & Fastron Go To Europe
FORMULA: Giovanni Tertahan Di Peringkat Tengah |  Race II Bukan Milik Andra






