BERITA / FORMULA
Banyak Jalan Menuju F1
Minggu, 15 Januari 2012 | FORMULA |
Inggris - Hampir dapat dipastikan cita-cita para pebalap dunia adalah menggapai Formula 1. Tak mengherankan banyak jalan menuju pentas balap paling bergengsi sejagat tersebut.
Indonesia pun telah memiliki pebalap formula terbaik, Rio Haryanto yang digadang-gadang akan berlaga di F1 pada 2014. Bersama Pertamina, pebalap asal Solo itu selama 2012-2013 akan mengasah kemampuannya di GP2.
Selain GP2, sesunggguhnya ada balapan lain yang tak kalah menarik, yakni Formula 2 (F2). Hanya saja level F2 bukan setingkat di bawah F1, melainkan nyaris sejajar dengan GP3.
Artinya bila Rio bakal balapan di GP2, tentu tak perlu lagi melirik F2. Pasalnya runner-up F2 2010 saja, Jolyon Palmer melanjutkan karir balapnya di GP2 pada musim 2012 ini bersama Tim iSport International. Namun tak ada salahnya untuk mengenal lebih dekat mengenai F2.
Formula Two Chief Executive Jonathan Palmer mengklaim balapan yang dikelolanya tak kalah dengan GP3, Formula 3, serta Formula Renault 3.5. Biayanya adalah yang paling terkecil bila dibandingkan dengan yang lain (lihat tabel gambar).
Urusan mobil, F2 pun tak mau kalah. Seluruh mobil yang digunakan berkode JPH1B didesain oleh Tim Williams yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun di F1.
Mesinnya 1.800 cc 4 silinder dipasok oleh Audi. Setiap silindernya terdapat 5 valve, sehingga bisa dibayangkan betapa kompleknya sistem manajemen katupnya. Tak mengherankan dalam kondisi standar, bisa menyemburkan daya 425 hp. Namun karena mesin dilengkapi overboost, maka tenaganya bisa melonjak hingga 500 hp. Tak jarang performanya pun lebih baik dari mobil GP3 (lihat tabel gambar).
Sistem poin pun sama dengan F1. Yaitu peraih finish 1 hingga 10 berturut-turut mendapatkan poin 25, 18, 15, 12, 10, 8, 6, 4, 2 dan 1.
Tak kalah menarik adalah hadiah di akhir musim. Bagi yang meraih juara musim 2012 nanti akan mendapatkan kesempatan merasakan full day test bersama Tim Williams F1. Sedangkan pembalap terbaik kedua dan ketiga, tersedia kesempatan ujicoba bersama salah satu tim GP2.
Tampaknya F2 bisa menjadi alternatif bagi para pebalap Indonesia yang ingin melanjutkan karirnya. (*)
Minggu, 15 Januari 2012 | FORMULA |
Inggris - Hampir dapat dipastikan cita-cita para pebalap dunia adalah menggapai Formula 1. Tak mengherankan banyak jalan menuju pentas balap paling bergengsi sejagat tersebut.
Indonesia pun telah memiliki pebalap formula terbaik, Rio Haryanto yang digadang-gadang akan berlaga di F1 pada 2014. Bersama Pertamina, pebalap asal Solo itu selama 2012-2013 akan mengasah kemampuannya di GP2.
Selain GP2, sesunggguhnya ada balapan lain yang tak kalah menarik, yakni Formula 2 (F2). Hanya saja level F2 bukan setingkat di bawah F1, melainkan nyaris sejajar dengan GP3.
Artinya bila Rio bakal balapan di GP2, tentu tak perlu lagi melirik F2. Pasalnya runner-up F2 2010 saja, Jolyon Palmer melanjutkan karir balapnya di GP2 pada musim 2012 ini bersama Tim iSport International. Namun tak ada salahnya untuk mengenal lebih dekat mengenai F2.
Formula Two Chief Executive Jonathan Palmer mengklaim balapan yang dikelolanya tak kalah dengan GP3, Formula 3, serta Formula Renault 3.5. Biayanya adalah yang paling terkecil bila dibandingkan dengan yang lain (lihat tabel gambar).
Urusan mobil, F2 pun tak mau kalah. Seluruh mobil yang digunakan berkode JPH1B didesain oleh Tim Williams yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun di F1.
Mesinnya 1.800 cc 4 silinder dipasok oleh Audi. Setiap silindernya terdapat 5 valve, sehingga bisa dibayangkan betapa kompleknya sistem manajemen katupnya. Tak mengherankan dalam kondisi standar, bisa menyemburkan daya 425 hp. Namun karena mesin dilengkapi overboost, maka tenaganya bisa melonjak hingga 500 hp. Tak jarang performanya pun lebih baik dari mobil GP3 (lihat tabel gambar).
Sistem poin pun sama dengan F1. Yaitu peraih finish 1 hingga 10 berturut-turut mendapatkan poin 25, 18, 15, 12, 10, 8, 6, 4, 2 dan 1.
Tak kalah menarik adalah hadiah di akhir musim. Bagi yang meraih juara musim 2012 nanti akan mendapatkan kesempatan merasakan full day test bersama Tim Williams F1. Sedangkan pembalap terbaik kedua dan ketiga, tersedia kesempatan ujicoba bersama salah satu tim GP2.
Tampaknya F2 bisa menjadi alternatif bagi para pebalap Indonesia yang ingin melanjutkan karirnya. (*)
ARTIKEL TERKAIT
» Memalukan, Ferrari Tak Lulus Tes ...
» Sutil Terancam Gantung Helm
» Adu Gengsi Pebalap Nasional
» Duh Rio Terancam 2 Seri GP2
» Memalukan, Ferrari Tak Lulus Tes ...
» Sutil Terancam Gantung Helm
» Adu Gengsi Pebalap Nasional
» Duh Rio Terancam 2 Seri GP2
RATING
BERITA LAINNYA
TOURING: Mercedes Pertamina Touring Makin Ramai |  Alvin Pasrah Tak Sesuai Harapan
OTHERS: Pertamina Dukung Rally Wisata Malang |  Pertamina Oil Clinic Makin Representatif
GENERAL AUTO: Pekan Depan Bajaj Pulsar 200NS Meluncur |  Peugeot 107 City Car Alternatif
RALLY: Rifat Optimis Tatap Reli Yunani |  Subhan Dominasi Reli Langkat 2012
FEATURES: Kenali Botol Pertamina Yang Asli |  Aditif Fastron Kelas Dunia
TWO WHEELS: Awan Kelabu MotoGP |  Pertamina Motorprix Sapa Surabaya
EVENTS: Ikuti Ganti Oli Enduro Matic Gratis! |  Ayo, Beli Pertamina Fastron dan Pertamax
TOURING: Mercedes Pertamina Touring Makin Ramai |  Alvin Pasrah Tak Sesuai Harapan
OTHERS: Pertamina Dukung Rally Wisata Malang |  Pertamina Oil Clinic Makin Representatif
GENERAL AUTO: Pekan Depan Bajaj Pulsar 200NS Meluncur |  Peugeot 107 City Car Alternatif
RALLY: Rifat Optimis Tatap Reli Yunani |  Subhan Dominasi Reli Langkat 2012
FEATURES: Kenali Botol Pertamina Yang Asli |  Aditif Fastron Kelas Dunia
TWO WHEELS: Awan Kelabu MotoGP |  Pertamina Motorprix Sapa Surabaya
EVENTS: Ikuti Ganti Oli Enduro Matic Gratis! |  Ayo, Beli Pertamina Fastron dan Pertamax













