BERITA / FORMULA
Indonesia Minimal Miliki 2 Rio Haryanto
Rabu, 1 Februari 2012 | FORMULA
Jakarta - Stok pebalap formula berbakat di tanah air sangatlah kurang. Demikian penjelasan dari Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Sebagai pria yang aktif di dunia otomotif dan balap, dia menilai sosok Rio Haryanto masih kurang banyak. Oleh karena itu perlu dicari pebalap lain yang seandal jagoan Pertamina tersebut.
"Sedikitnya kita harus punya dua local hero agar penonton lebih bersemangat. Rio harus terus diasah dan harus dipilih satu lagi pembalap untuk mendampingi Rio," kata Tommy yang juga masuk dalam kepengurusan PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2011-2015 sebagai penasihat.
Putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini menambahkan demi mendapatkan pebalap yang berkualitas, IMI harus lebih profesional dengan fokus pada pembinaan. Dengan adanya pembinaan yang kontinyu, akan terjaring bibit-bibit pebalap potensial yang diharapkan bisa menjejakkan kaki hingga ke F1.
"Di sinilah butuh profesionalisme IMI. Fokus pada pembinaan pembalap sangat penting karena selama ini kita kurang fokus pada pembinaan," imbuhnya.
Sebagai mantan Ketua IMI era 90-an, Tommy tergolong sukses menggelar even berkelas dunia. Ketika itu dia berhasil mendatangkan dua musim World Rally Championship (WRC) di Medan, dan gelaran GP500 di Sirkuit Sentul (dimana waktu itu belum bernama MotoGP dan Valentino Rossi masih turun di kelas 125 cc).
Berkat keinginannya memajukan dunia balap yang tak pernah pudar itulah, Tommy pun sangat mendukung adanya obsesi Ketua PP IMI yang baru, Nanan Sukarna, untuk menghadirkan F1 di Indonesia.
"Kita harus dukung obsesi besar ketua umum IMI. Ya memang harus seperti itu menjadi ketua. Harus punya obsesi selangit dan berusaha keras untuk mewujudkan semua obsesi itu. Tak hanya F1, saya harap juga ada MotoGP dan tentunya Kejuaraan Dunia Reli," harapnya. (*)
Rabu, 1 Februari 2012 | FORMULA
Jakarta - Stok pebalap formula berbakat di tanah air sangatlah kurang. Demikian penjelasan dari Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Sebagai pria yang aktif di dunia otomotif dan balap, dia menilai sosok Rio Haryanto masih kurang banyak. Oleh karena itu perlu dicari pebalap lain yang seandal jagoan Pertamina tersebut.
"Sedikitnya kita harus punya dua local hero agar penonton lebih bersemangat. Rio harus terus diasah dan harus dipilih satu lagi pembalap untuk mendampingi Rio," kata Tommy yang juga masuk dalam kepengurusan PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2011-2015 sebagai penasihat.
Putra bungsu mantan Presiden Soeharto ini menambahkan demi mendapatkan pebalap yang berkualitas, IMI harus lebih profesional dengan fokus pada pembinaan. Dengan adanya pembinaan yang kontinyu, akan terjaring bibit-bibit pebalap potensial yang diharapkan bisa menjejakkan kaki hingga ke F1.
"Di sinilah butuh profesionalisme IMI. Fokus pada pembinaan pembalap sangat penting karena selama ini kita kurang fokus pada pembinaan," imbuhnya.
Sebagai mantan Ketua IMI era 90-an, Tommy tergolong sukses menggelar even berkelas dunia. Ketika itu dia berhasil mendatangkan dua musim World Rally Championship (WRC) di Medan, dan gelaran GP500 di Sirkuit Sentul (dimana waktu itu belum bernama MotoGP dan Valentino Rossi masih turun di kelas 125 cc).
Berkat keinginannya memajukan dunia balap yang tak pernah pudar itulah, Tommy pun sangat mendukung adanya obsesi Ketua PP IMI yang baru, Nanan Sukarna, untuk menghadirkan F1 di Indonesia.
"Kita harus dukung obsesi besar ketua umum IMI. Ya memang harus seperti itu menjadi ketua. Harus punya obsesi selangit dan berusaha keras untuk mewujudkan semua obsesi itu. Tak hanya F1, saya harap juga ada MotoGP dan tentunya Kejuaraan Dunia Reli," harapnya. (*)
ARTIKEL TERKAIT
» Cara VW Ke F1, Beda Dengan BMW
» GP3 Makin Memikat
» Ricardo Kuasai Kelas Legend
» Pegokart Asing Kuasai Sentul
» Cara VW Ke F1, Beda Dengan BMW
» GP3 Makin Memikat
» Ricardo Kuasai Kelas Legend
» Pegokart Asing Kuasai Sentul
RATING
BERITA LAINNYA
TOURING: Mercedes Pertamina Touring Makin Ramai |  Alvin Pasrah Tak Sesuai Harapan
OTHERS: Pertamina Dukung Rally Wisata Malang |  Pertamina Oil Clinic Makin Representatif
GENERAL AUTO: Pekan Depan Bajaj Pulsar 200NS Meluncur |  Peugeot 107 City Car Alternatif
RALLY: Rifat Optimis Tatap Reli Yunani |  Subhan Dominasi Reli Langkat 2012
FEATURES: Kenali Botol Pertamina Yang Asli |  Aditif Fastron Kelas Dunia
TWO WHEELS: Awan Kelabu MotoGP |  Pertamina Motorprix Sapa Surabaya
EVENTS: Ikuti Ganti Oli Enduro Matic Gratis! |  Ayo, Beli Pertamina Fastron dan Pertamax
TOURING: Mercedes Pertamina Touring Makin Ramai |  Alvin Pasrah Tak Sesuai Harapan
OTHERS: Pertamina Dukung Rally Wisata Malang |  Pertamina Oil Clinic Makin Representatif
GENERAL AUTO: Pekan Depan Bajaj Pulsar 200NS Meluncur |  Peugeot 107 City Car Alternatif
RALLY: Rifat Optimis Tatap Reli Yunani |  Subhan Dominasi Reli Langkat 2012
FEATURES: Kenali Botol Pertamina Yang Asli |  Aditif Fastron Kelas Dunia
TWO WHEELS: Awan Kelabu MotoGP |  Pertamina Motorprix Sapa Surabaya
EVENTS: Ikuti Ganti Oli Enduro Matic Gratis! |  Ayo, Beli Pertamina Fastron dan Pertamax













